Termin "makiauellism" keluar dari batas ilmu politik dan menjadi istilah bagi ciri peribadi yang tangguh, pertama kali dijelaskan oleh para psikolog Richard Christie dan Florence Geis di 1970-an. Dalam struktur "triada gelap" (bersamaan dengan narsisisme dan psikopati), makiauellism dijelaskan dengan pendekatan strategis dan instrumentalis untuk interaksi sosial, pandangan cinik tentang alam manusia, orientasi ke kepentingan peribadi dan kebersediaan untuk manipulasi. Berbeda dengan psikopati impulsif, makiauellisme dingin, rasional dan pragmatik. Penarihnya menggunakan orang sebagai alat untuk mencapai tujuannya, tetapi tetap rational dan kompeten sosial.
Tingkat tinggi makiauellism (dikenali contohnya dengan tes Mach-IV) menunjukkan instalasi dan perilaku yang khas:
Pandangan cinik: Percaya bahwa semua orang di dasarnya egois, berbohong dan dikendalikan oleh motivasi rendah. Setiap moral hanya layar yang mudah digunakan. Ini bukan pessimisme emosional, tetapi instalasi operasional yang membenarkan instrumentalisme amoral sendiri.
Manipulasi taktis: Makiauellis menguasai pengaruh sosial. Mereka memakai lestarikan,半个 kebenaran, pengejatan emosional, bermain di atas kesadaran dosa atau kewajiban, memecah rasa persaingan antara lain, untuk mendapatkan keuntungan ("bagaimana memecah dan memimpin"). Komunikasinya selalu memiliki agenda yang tersembunyi.
Pengabaian ikatan dan distansi emosional: Mereka melihat hubungan bukan sebagai nilai, tetapi jaringan hubungan yang berguna. Mudah memutuskan hubungan ketika mereka menjadi tak berguna. Emosi orang lain (seperti emosi sendiri yang dapat dipertontonkan) dianggap sebagai informasi untuk mengelola, bukan sebagai pengalaman yang layak untuk empati.
Orientasi ke keuntungan jangka pendek dan moral situatif: Norma dan aturan bagi mereka adalah alat yang fleksibel. Mereka hanya mengikuti mereka saat itu menguntungkan atau adanya hukuman yang cepat setelah pelanggaran. Kejujuran dievaluasi bukan dari sudut pandang etika, tetapi dari sudut pandang pragmatisme: "Apakah penipuan akan membuahkan situasi ini?"
Fokus kepada tujuannya bukan kepada cara: Seperti yang ditulis sendiri Niccolò Machiavelli di "Negara", "tujuannya membenarkan cara". Untuk makiauellis, hasil (kekuasaan, uang, pertumbuhan karir) sepenuhnya membenarkan metode yang digunakan.
Pemebentukan ciri ini berhubungan dengan faktor kompleks:
Pengalaman awal dan pengetahuan sosial: Melihat model manipulasi yang sukses di keluarga atau lingkungan yang khianati dan penipuan dihargai, sementara kejujuran dan kebenaran dihukum. Ini dapat membentuk keyakinan bahwa dunia diatur menurut hukum Darwin, dan yang paling cerdik yang bertahan.
© elib.my
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Malaysia ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.MY is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Malaysia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2