Poligraf (detektor kebohongan) untuk hakim adalah kenyataan. FIFA menguji hakim sebelum kejuaraan dunia untuk mengelakkan rasuah. Apa taruhan? Mereka melacak taruhan yang mencurigakan. Beritahu bagaimana mereka memerangi permainan kesusahan dan mengapa poligraf bukan penawar.
Skandal yang dikenal: warga negara Itali Kolin (mungkin betul, tetapi dicurigai). Hakim Ghana (terdakwa dalam kes permainan kesusahan). Kejuaraan Dunia 2002 (keputusan pertandingan yang dipertikaikan). Skema: hakim membantu tim tertentu uang (menyetujui penalti, tidak mengeluarkan pemain). Piala taruhan mendeteksi taruhan yang aneh. Contoh: taruhan besar untuk penalti. FIFA memulai pemeriksaan.
Dari tahun 2018, semua hakim kejuaraan dunia melalui pemeriksaan poligraf.
Sebelum turnamen (dalam 2-3 bulan) hakim dipanggil untuk wawancara. Pertanyaan: "Anda berhubungan dengan piala taruhan?", "Anda menerima uang untuk mempengaruhi hasil?", "Anda membuat taruhan yang aneh?". Mengukur tekanan, nadi, keringat. Jika detektor menunjukkan kebohongan — hakim diasingkan, kadang-kadang seumur hidup.
Tetapi poligraf bukan 100% tepat: kegelisahan karena stres dapat dianggap kebohongan.
Piala taruhan adalah rakan sekerja FIFA. Algoritma mereka melacak taruhan "yang aneh". Contohnya, dalam pertandingan Turki — Faroe 80% taruhan untuk total lebih dari 5.5 (walaupun kemungkinan kecil). Piala taruhan memberikan tanda kepada FIFA. Mereka memeriksa apakah ada kesepakatan. Juga di analisis kebetulan nilai koefisien sebelum pertandingan. Jika nilai koefisien untuk penalti menurun drastis dalam 1 jam sebelum pertandingan — pemeriksaan.
Pada tahun 2026, piala taruhan wajib melaporkan taruhan yang mencurigakan dalam tempoh 24 jam.
Pada tahun 2011, hakim Jerman Robert Hitzinger dihukum seumur hidup untuk menerima suap dari mafia (permainan kesusahan). Pada tahun 2025, hakim dari Kosovo diasingkan karena taruhan (dia menaruh taruhan di pertandingannya sendiri). Hukuman: denda (sampai 1 juta euro), diskualifikasi dari 1 tahun hingga seumur hidup, kasus hukum (di beberapa negara).
Poligraf membantu mengenali, tetapi bukan selalu.
Poligraf dan piala taruhan adalah dua alat dalam mempertahankan kebersihan olahraga. Tetapi sistem yang sempurna belum ada. Hakim penipu menemukan cara untuk menipu detektor (obat penenang, kontraanalisis). Piala taruhan dapat salah. Yang penting — untuk memastikan olahraga tetap menjadi pertandingan, bukan bisnis.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of Malaysia ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.MY is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving Malaysia's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2